
USD/CHF melemah setelah menguat selama dua hari, diperdagangkan di sekitar 0,8060 selama sesi Asia pada hari Senin (11/8). Pasangan mata uang ini melemah karena meningkatnya kemungkinan The Fed akan melakukan beberapa pemangkasan suku bunga pada akhir tahun ini. Data inflasi konsumen AS yang akan dirilis hari Selasa, diikuti oleh data awal PDB Inggris Q2 dan Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang akan dirilis hari Kamis, akan menjadi sorotan untuk memberikan dorongan lebih lanjut bagi kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS).
Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, menelusuri kembali penguatannya baru-baru ini dan diperdagangkan di sekitar 98,00 pada saat artikel ini ditulis. Greenback menghadapi tantangan karena data ekonomi AS yang lemah mendorong para pedagang untuk memperhitungkan kemungkinan pemangkasan suku bunga lebih lanjut tahun ini.
Klaim Pengangguran Awal yang lebih tinggi dan data Nonfarm Payrolls (NFP) bulan Juli yang lebih rendah di Amerika Serikat (AS) telah meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed bulan depan, dengan kemungkinan penurunan lebih lanjut pada bulan Desember. Pasar saat ini memperkirakan peluang penurunan suku bunga The Fed pada pertemuan bulan September sebesar sekitar 89%, naik dari 80% seminggu yang lalu, menurut perangkat CME FedWatch.
Selain itu, Gubernur The Fed Michelle Bowman menyatakan pada hari Sabtu bahwa tiga kali penurunan suku bunga kemungkinan akan tepat tahun ini. Presiden The Fed St. Louis, Alberto Musalem, mencatat pada hari Jumat bahwa aktivitas ekonomi AS tetap stabil tetapi memperingatkan potensi risiko ke depan, dengan mencatat bahwa The Fed dapat gagal mencapai target inflasi dan ketenagakerjaannya, dengan risiko penurunan tertentu terhadap lapangan kerja.
Pergerakan negatif pasangan USD/CHF dapat terbatas karena Franc Swiss (CHF) mungkin melemah akibat potensi dampak ekonomi domestik dari tarif AS 39% yang baru diberlakukan. Pada hari Jumat, asosiasi logam mulia Swiss menyatakan kekhawatiran atas potensi dampak tarif yang lebih tinggi terhadap pengiriman emas ke Amerika Serikat. Selain itu, Bank Nasional Swiss (SNB) mungkin masih akan mendorong suku bunga lebih jauh ke wilayah negatif, karena inflasi tahunan di Swiss naik menjadi 0,2% pada bulan Juli, di atas perkiraan 0,1% tetapi masih mendekati nol.(alg)
Sumber: FXstreet
Pasangan mata uang USD/CHF bergerak stabil di dekat level 0,7950 pada perdagangan Asia akhir hari Kamis(22/1). Pergerakan ini melanjutkan pemulihan yang terjadi sejak Rabu, setelah sebelumnya sempat t...
Pasangan USD/CHF turun ke sekitar 0,7880 pada perdagangan Asia hari Selasa(30/12), membalikkan kenaikan dua hari sebelumnya. Pergerakan ini seiring investor menunggu indikator utama KOF Swiss yang dap...
Pasangan mata uang USD/CHF turun pada 16 Desember 2025 di tengah pelemahan dolar AS yang berlanjut di pasar global. Dolar sempat mendekati posisi terendah dua bulan karena investor menunggu data ekono...
Pasangan USD/CHF melemah ke area 0,8030 pada awal sesi Eropa hari Jumat(5/12). Dolar AS tertekan oleh spekulasi kuat pemangkasan suku bunga The Fed minggu depan dan rumor bahwa penasihat ekonomi Gedun...
USD/CHF terus bergerak di wilayah teknis yang familiar, dengan aksi harga bertahan dengan kuat tepat di bawah level utama 0,8000. Bank Sentral Swiss (SNB) terus melawan ekspektasi pasar akan kembaliny...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...